Rickyabdurrakhman’s Blog

Just another WordPress.com weblog

OSIS Urang..

OSIS Urang..

Februari 24, 2009 Ditulis oleh rickyabdurrakhman | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

OSIS Aink !

OSIS Urang !

OSIS Urang !

Februari 24, 2009 Ditulis oleh rickyabdurrakhman | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

Scream

Caught up in this madness too blind to see
Woke animal feelings in me
Took over my sense and I lost control
I’ll taste your blood tonight

You know I make you wanna scream
You know I make you wanna run from me baby
But know it’s too late you’ve wasted all your time

Relax while you’re closing your eyes to me
So warm as I’m setting you free
With your arms by your side there’s no struggling
Pleasure’s all mine this time

You know I make you wanna scream
You know I make you wanna run from me baby
But know it’s too late you’ve wasted all your time

Cherishing, those feelings pleasuring
Cover me, unwanted clemency
Scream till there’s silence
Scream while there’s life left, vanishing
Scream from the pleasure unmask your desire
Perishing.

We’ve all had a time where we’ve lost control,
We’ve all had our time to grow,
I’m hoping I’m wrong but I know I’m right,
I’ll hunt again one night.

You know I make you wanna scream,
You know I make you wanna run from me baby,
But know it’s too late you’ve wasted all your time.

Cherishing, those feelings pleasuring,
Cover me, unwanted clemency,
Scream till there’s silence,
Scream while there’s life left, vanishing,
Scream from the pleasure unmask your desire.
Perishing.

Some live repressing their instinctive feelings,
Protest the way we’re built don’t point the blame on me.

Scream, scream, scream the way you would if I ravaged your body,
Scream, scream, scream the way you would if I ravaged your mind.

Cherishing, those feelings pleasuring,
Cover me, unwanted clemency,
Scream till there’s silence,
Scream while there’s life left, vanishing,
Scream from the pleasure unmask your desire.
Perishing.

Februari 24, 2009 Ditulis oleh rickyabdurrakhman | Uncategorized | | 1 Tanggapan

Unbound (The Wild Ride)

Somewhere life is good, and things go as they should
It’s hard to find, but that’s alright yeah
Searching for the way, push harder everyday
It’s deep inside, that shining light yeah
But I’m scarred, by barriers placed in my path
I’m scathed

This ride that takes me through life
Leads me into darkness but emerges into light
No one can ever slow me down
I’ll stay unbound

Sometimes when we’re young, and always on the run
It gets so dark and I know that place yeah
So don’t be too concerned, you’ve got a lot to learn
Well so do I and we’ve got plenty of time yeah
Don’t fall off the track yet with so many races to go
Hold on

This ride that takes me through life
Leads me into darkness but emerges into light
No one can ever slow me down
I’ll stay unbound

Some live so wrong, with what we do is each his own
But living in fear, endless shame for countless years
I never lived in fear I knew I’d die another day
I never viewed my life as something… slipping away

Some live so wrong, with what we do is each his own
But living in fear, endless shame for countless years
I never lived in fear I knew I’d die another day
I never viewed my life as something… slipping away

There’s nothing here to take for granted
With each breath that we take
The hands of time strip youth from our bodies,
And we fade,
Memories remain,
As time goes on

There’s nothing here to take for granted
With each breath that we take
The hands of time strip youth from our bodies,
And we fade,
Memories remain,
As time goes on

Februari 24, 2009 Ditulis oleh rickyabdurrakhman | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

Scientific.

 

Thomas Edison
Thomas Alva Edison (11 Februari 184718 Oktober 1931) adalah penemu dan pengusaha yang mengembangkan banyak peralatan penting. Si Penyihir Menlo Park ini merupakan salah seorang penemu pertama yang menerapkan prinsip produksi massal pada proses penemuan.
Biografi
Masa KecilIa lahir di Milan, Ohio, Amerika Serikat. Pada masa kecilnya di Amerika Serikat,Edison selalu mendapat nilai buruk di sekolahnya. Oleh karena itu ibunya memberhentikannya dari sekolah dan mengajar sendiri di rumah. Di rumah dengan leluasa Edison kecil dapat membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiah sendiri. Pada Usia 12 tahun ia mulai bekerja sebagai penjual koran, buah-buahan dan gula-gula di kereta api. Kemudian ia menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Di New York ia diminta untuk menjadi kepala mesin telegraf yang penting. Mesin-mesin itu mengirimkan berita bisnis ke seluruh perusahaan terkemuka di New York.

Masa Muda

Pada tahun 1870 ia menemukan mesin telegraf yang lebih baik. Mesin-mesinnya dapat mencetak pesan-pesan di atas pita kertas yang panjang. Uang yang dihasilkan dari penemuannya itu cukup untuk mendirikan perusahaan sendiri. Pada tahun 1874 ia pindah ke Menlo Park, New Jersey. Disana ia membuat sebuah bengkel ilmiah yang besar dan yang pertama di dunia. Setelah itu ia banyak melakukan penemuan-penemuan yang penting. Pada tahun 1877 ia menemukan Gramofon. Dalam tahun 1879 ia berhasil menemukan lampu listrik kemudia ia juga menemukan proyektor untuk film-film kecil. Tahun 1882 ia memasang lampu-lampu listrik di jalan-jalan dan rumah-rumah sejauh satu kilometer di kota New York. Hal ini adalah pertama kalinya di dunia lampu listrik di pakai di jalan-jalan. Pada tahun 1890, ia mendirikan perusahaan General Electric.

Thomas Edison waktu muda

Edison dipandang sebagai salah seorang pencipta paling produktif pada masanya, memegang rekor 1.093 paten atas namanya. Ia juga banyak membantu dalam bidang pertahanan pemerintahan Amerika Serikat. Beberapa penelitiannya antara lain : mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi.

Ia meninggal pada usianya yang ke-84, pada hari ulang tahun penemuannya yang terkenal, bola lampu modern.

November 27, 2008 Ditulis oleh rickyabdurrakhman | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

Nenek Lampir Terbang..

<a href=”http://mnsls.com/” title=”Halloween Myspace Comments”><img src=”http://i.mynicespace.com/35/3506.gif” alt=”Halloween Myspace Comments” border=”0″></a><br><a href=”http://mnsls.com/halloween-3506.html” title=”Halloween Myspace Comments”>MyNiceSpace.com</a>

November 27, 2008 Ditulis oleh rickyabdurrakhman | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

Gangster..

The Gang's Taekwon-do Student.

The Gang

November 19, 2008 Ditulis oleh rickyabdurrakhman | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

Penulis dan Judul Buku

  • Ayatrohaedi. 2005. Sundakala: Cuplikan Sejarah Sunda Berdasarkan Naskah-naskah “Panitia   Wangsakerta” Cirebon. Pustaka Jaya, Jakarta. ISBN 979-419-330-5
  • Saleh Danasasmita. 2003. Nyukcruk Sajarah Pakuan Pajajaran jeung Prabu Siliwangi. Kiblat Buku Utama, Bandung. ISBN
  • Yoseph Iskandar. 1997. Sejarah Jawa Barat: Yuganing Rajakawasa. Geger Sunten, Bandung.
  • November 15, 2008 Ditulis oleh rickyabdurrakhman | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

    Referensi Kerajaan Sunda

    1.  Ekajati, Edi S. (2005). Kebudayaan Sunda Jaman Pajajaran. Yayasan Cipta Loka Caraka.
    2.  Noorduyn, J. (2005). Three Old Sundanese poem. KITLV Press.
    3.  Naskah Carita Parahyangan (1580), fragmen Kropak 406. Naskah beraksara Sunda Kuno, bahasa Sunda Kuno. Koleksi: Perpustakaan Nasional RI.
    4.  Sukardja, H. Djadja, (2002). Situs Karangkamulyan. Ciamis: H. Djadja Sukardja S. Cet-2.

    November 15, 2008 Ditulis oleh rickyabdurrakhman | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

    Kerajaan Sunda Galuh

    Sungai Citarum menjadi pembatas antara Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh.

    Kerajaan Sunda Galuh adalah suatu kerajaan yang merupakan penyatuan dua kerajaan besar di Tanah Sunda yang saling terkait erat, yaitu Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh. Kedua kerajaan tersebut merupakan pecahan dari kerajaan Tarumanagara. Berdasarkan peninggalan sejarah seperti prasasti dan naskah kuno, ibu kota Kerajaan Sunda berada di daerah yang sekarang menjadi kota Bogor, sedangkan ibu kota Kerajaan Galuh adalah yang sekarang menjadi kota Ciamis, tepatnya di kota Kawali.

    Namun demikian, banyak sumber peninggalan sejarah yang menyebut perpaduan kedua kerajaan ini dengan nama Kerajaan Sunda saja. Perjalanan pertama Prabu Jaya Pakuan (Bujangga Manik) mengelilingi pulau Jawa elukiskan sebagai berikut: [1] [2]:

    Sadatang ka tungtung Sunda (Ketika ku mencapai perbatasan Sunda).
    Meuntasing di Cipamali (Aku menyeberangi Cipamali (yang sekarang dinamai kali Brebes)).
    Datang ka alas Jawa (dan masuklah aku ke hutan Jawa).

    Menurut Tome Pires (1513) dalam catatan perjalanannya, “Summa Oriental (1513 – 1515)”, dia menuliskan bahwa:

    The Sunda kingdom take up half of the whole island of Java; others, to whom more authority is attributed, say that the Sunda kingdom must be a third part of the island and an eight more. It ends at the river chi Manuk. They say that from the earliest times God divided the island of Java from that of Sunda and that of Java by the said river, which has trees from one end to the other, and they say the trees on each side line over to each country with the branches on the ground.

    Jadi, jelaslah bahwa perpaduan kedua kerajaan ini hanya disebut dengan nama Kerajaan Sunda.

    Keterangan keberadaan kedua kerajaan tersebut juga terdapat pada beberapa sumber sejarah lainnya. Prasasti di Bogor banyak bercerita tentang Kerajaan Sunda sebagai pecahan Tarumanagara, sedangkan prasasti di daerah Sukabumi bercerita tentang keadaan Kerajaan Sunda sampai dengan masa Sri Jayabupati.

     

    Berdirinya kerajaan Sunda dan Galuh

    Pembagian Tarumanagara

    Tarusbawa yang berasal dari Kerajaan Sunda Sambawa, di tahun 669 M menggantikan kedudukan mertuanya yaitu Linggawarman raja Tarumanagara yang terakhir. Karena pamor Tarumanagara pada zamannya sudah sangat menurun, ia ingin mengembalikan keharuman zaman Purnawarman yang berkedudukan di purasaba (ibukota) Sundapura. Dalam tahun 670 M, ia mengganti nama Tarumanagara menjadi Kerajaan Sunda. Peristiwa ini dijadikan alasan oleh Wretikandayun, pendiri Kerajaan Galuh dan masih keluarga kerajaan Tarumanegara, untuk memisahkan diri dari kekuasaan Tarusbawa.

    Dengan dukungan Kerajaan Kalingga di Jawa Tengah, Wretikandayun menuntut kepada Tarusbawa supaya wilayah Tarumanagara dipecah dua. Dukungan ini dapat terjadi karena putera mahkota Galuh bernama Mandiminyak, berjodoh dengan Parwati puteri Maharani Shima dari Kalingga. Dalam posisi lemah dan ingin menghindari perang saudara, Tarusbawa menerima tuntutan Galuh. Di tahun 670 M, wilayah Tarumanagara dipecah menjadi dua kerajaan; yaitu Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh dengan Sungai Citarum sebagai batasnya.

    Lihat pula: Kerajaan Tarumanagara dan Kerajaan Kalingga.

    Lokasi ibukota Sunda

    Maharaja Tarusbawa kemudian mendirikan ibukota kerajaan yang baru di daerah pedalaman dekat hulu Sungai Cipakancilan.[3] Dalam Carita Parahiyangan, tokoh Tarusbawa ini hanya disebut dengan gelarnya: Tohaan di Sunda (Raja Sunda). Ia menjadi cakal-bakal raja-raja Sunda dan memerintah sampai tahun 723 M.

    Sunda sebagai nama kerajaan tercatat dalam dua buah prasasti batu yang ditemukan di Bogor dan Sukabumi. Kehadiran Prasasti Jayabupati di daerah Cibadak sempat membangkitkan dugaan bahwa Ibukota Kerajaan Sunda terletak di daerah itu. Namun dugaan itu tidak didukung oleh bukti-bukti sejarah lainnya. Isi prasasti hanya menyebutkan larangan menangkap ikan pada bagian Sungai Cicatih yang termasuk kawasan Kabuyutan Sanghiyang Tapak. Sama halnya dengan kehadiran batu bertulis Purnawarman di Pasir Muara dan Pasir Koleangkak yang tidak menunjukkan letak ibukota Tarumanagara.

    Keterlibatan Kalingga

    Karena putera mahkota wafat mendahului Tarusbawa, maka anak wanita dari putera mahkota (bernama Tejakancana) diangkat sebagai anak dan ahli waris kerajaan. Suami puteri ini adalah cicit Wretikandayun bernama Rakeyan Jamri, yang dalam tahun 723 menggantikan Tarusbawa menjadi Raja Sunda ke-2. Sebagai penguasa Kerajaan Sunda ia dikenal dengan nama Prabu Harisdarma dan setelah menguasai Kerajaan Galuh dikenal dengan nama Sanjaya.

    Sebagai ahli waris Kalingga, Sanjaya kemudian juga menjadi penguasa Kalingga Utara yang disebut Bumi Mataram (Mataram Kuno) dalam tahun 732 M. Kekuasaan di Jawa Barat diserahkannya kepada puteranya dari Tejakencana, yaitu Tamperan Barmawijaya alias Rakeyan Panaraban. Ia adalah kakak seayah Rakai Panangkaran, putera Sanjaya dari Sudiwara puteri Dewasinga Raja Kalingga Selatan atau Bumi Sambara.

    November 15, 2008 Ditulis oleh rickyabdurrakhman | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan